Intip Di Balik Layar Pembuatan Film All Quiet on the Western Front

Home » Movies » Intip Di Balik Layar Pembuatan Film All Quiet on the Western Front

Menampilkan ratusan pemain dengan adegan perang yang realistis dan juga mencekam. Pembaca pasti penasaran bagaimana proses pembuatan film All Quiet on the Western Front?

Salah satu film produksi Netflix yang didasarkan pada novel Remarque ini mengisahkan tentang pengalaman sekelompok tentara muda Jerman selama Perang Dunia I. Yuk kita intip apa saja yang dipersiapkan di balik layar pembuatan film yang melalui proses menarik dan menantang ini.

Ilustrasi dalam adegan film All Quiet on The Western Front Reiner Bajo/Netflix
Ilustrasi dalam adegan film All Quiet on the Western Front Reiner Bajo/Netflix

Pra Produksi Film All Quiet on the Western Front

Untuk proses pra produksi, tim membuat papan cerita mengenai adegan-adegan penting yang akan ditampilkan di film. Mereka memulai dengan membawa rencana pengambilan gambar, merekam film, adegan secara teknis, dan beberapa adegan yang sulit. Kemudian, beberapa hal yang tim produksi persiapkan adalah sebagai berikut ;

Lokasi Produksi Film

Dalam produksi All Quiet on the Western Front, tim harus memilih lokasi syuting yang tepat dan mereka berhasil menemukan pilihan lokasi itu di Republik Ceko. Lokasi dengan reruntuhan bangunan rumah dan peternakan itu mereka ubah dan desain ulang untuk menggambarkan daerah pedalaman Prancis yang hancur lebur.

Tim produksi juga menemukan area pelatihan militer di lapangan yang terletak sejauh 45 menit ke utara Praha. Di tempat itu mereka bisa membuat lapangan lumpur sebesar lapangan sepak bola.

Pembuatan Parit dalam Film

Ilustrasi parit dalam film All Quiet on hte Western Front Reiner Bajo/Netflix
Ilustrasi parit dalam film All Quiet on hte Western Front Reiner Bajo/Netflix

Untuk scene action, tim produksi mulai memeriksa berapa meter parit yang dibutuhkan, dan seperti apa sistem parit yang akan saling terkait. Tim produksi hampir menghabiskan dua bulan untuk menggambar adegan demi adegan, memetakan letak parit, dan mengukur jarak di medan perang.

Banyak sekali adegan yang mereka ambil secara one take dan lokasi menjadi sangat penting sebab separuh dari film ini berlokasi di parit.

Setelah melalui banyak perencanaan, tim produksi mulai menggali dan menciptakan 250 meter parit linear yang akan menjadi medan perang dengan luas tiga kali lapangan sepak bola. Parit ini diceritakan penuh sesak pada Perang Dunia 1. Dan dalam proses syuting akan ada 100 pemain ekstra yang berakting di parit tersebut. Jadi, parit harus dibuat agar tidak terlihat besar tapi tim kameramen tetap bisa bekerja di sana.

Persiapan Khusus Aktor

Aktor yang berperan dalam film mempelajari semua hal tentang bagaimana berada di kamp militer, membawa senjata, dan memakai masker gas. Aktor harus bisa menggunakan senjata seolah-olah senjata itu adalah bagian dari tubuh mereka. Para aktor mulai berlatih dan menyesuaikan situasi yang akan dimasukkan ke dalam adegan film. Mereka banyak berlatih berlari, dan jatuh ke tanah. 

Lalu ada latihan menembak menggunakan senapan dan juga senapan mesin. Aktor juga berlatih dalam adegan pertarungan di film. Membiasakan diri untuk bekerja dengan kamera, cara kerja sudut pengambilan kamera, dan reaksi setelah adegan tabrakan. Bagian sulit tentang pelatihan aktor ini adalah melatih stabilitas untuk mata kaki dan lutut mereka, karena adegan berlari di parit berlumpur menjadi bagian besar di banyak adegan.

Produksi Film All Quiet on the Western Front

Memasuki proses syuting, banyak jumlah orang yang mengerjakan proyek ini, termasuk set, bangunan, dan desain produksi. Berikut beberapa bagian dari proses syuting All Quiet on the Western Front;

Special Efek Prostetik

Prostetik adalah bidang ilmu yang berkaitan dengan desain, pembuatan, dan penggunaan perangkat buatan atau alat bantu untuk menggantikan atau mendukung bagian tubuh yang hilang atau cacat. 

Tamar Aviv dan Jorn Seimert sebagai tim efek prostetik bertugas membuat banyak hal seperti tubuh palsu, kontruksi palsu, dan juga prostetik. Efek ini bertujuan untuk menampilkan hal mengerikan yang menggambarkan perang, membantu mendapatkan efek keseraman dan kengerian dalam setiap adegan film.

Riasan & Design Kostum

Lisy Christl, penanggung jawab kostum merancang sebanyak 800-900 seragam untuk seluruh pemain. Paul Baumer yang diperankan oleh Felix Kammerer sendiri mempunyai sekitar 20 seragam dengan keadaan berbeda-beda. Seragam dengan lubang peluru, tanpa lubang peluru, dengan luka lutut, tanpa luka lutut, tanpa luka tusuk, dan dengan darah.

Heike Merker, penanggung jawab untuk tata rias berusaha sebaik mungkin agar membantu setiap tokoh melalui adegan tiap adegan. Dengan menunjukkan efek keletihan, keterpurukan, dan kecemasan pada riasan wajah mereka.

Soundtrack Film All Quiet on the Western Front

Volker Bertelmann, seorang komposer dalam film berbagi cerita mengenai musik soundtrack film yang terasa kuno karena terdapat unsur-unsur minimalis dan dengan cepat menjadi tak lekang dalam ingatan. Musik dalam soundtrack film ini juga mengandung sebuah keindahan dan kejernihan sinematik yang berkaitan dalam setiap adegan di film.

Dari balik layar produksi film All Quiet on the Western Front, kita dapat melihat dedikasi tim yang berada di balik kesuksesan film ini, dari sutradara yang brilian hingga para aktor yang menghidupkan karakter-karakter yang memukau penonton.

Meet Author

Tinggalkan komentar