Cuma 1 Warna Bisa Dapat 8 Triliun! Simak 6 Efek Psikologis Warna Dalam Kesuksesan Film-film Ini!

Home » Movies » Cuma 1 Warna Bisa Dapat 8 Triliun! Simak 6 Efek Psikologis Warna Dalam Kesuksesan Film-film Ini!

Dalam industri perfilman, unsur visual memiliki peran utama dalam menyampaikan pesan dan membangun pengalaman penonton. Salah satu aspek terpenting dari unsur ini adalah penggunaan warna. Warna dalam film bukan hanya sekadar elemen estetika, tetapi juga memiliki kekuatan untuk mempengaruhi psikologis penonton, seperti merangsang emosi, sehingga dapat memperdalam pesan dari cerita yang disajikan. Di sisi lain, penggunaan warna yang baik juga dapat berpengaruh pada kesuksesan suatu film. Maka dari itu, di artikel kali ini, BahasInMovie akan mengungkap efek psikologis dari penggunaan warna tertentu dan pengaruhnya dalam kesuksesan 6 film ini.

6 efek psikologis warna dalam kesuksesan film

1. Merah

Efek warna merah dalam film

Seorang psikolog asal Amerika  bernama Frank. H mengatakan bahwa warna merah melambangkan keberanian, kekuatan, dan juga kegembiraan. Warna ini juga dapat memberikan dorongan agar seseorang melakukan suatu tindakan. Selain itu, warna ini dilambangkan sebagai suatu bentuk kehebatan atau keperkasaan. Di sisi lain, jika dilihat secara negatif, warna merah identik dengan bentuk kekerasan, marah, bahaya, dan hawa nafsu. Selain itu, jika seseorang menatap warna merah, maka detak jantungnya akan mengalami peningkatan, sehingga membuat orang tersebut bernapas lebih cepat. 

Warna merah diaplikasikan pada film berjudul Insidious: The Red Door (2023). Penggunaan warna ini memberikan kesan ngeri, seram, dan menakutkan. Hal ini membuat pesan dan kesan horor yang dimiliki oleh film ini dapat tersampaikan dan diterima dengan baik oleh audiens. Karenanya, film yang diproduksi oleh Blumhouse Productions ini telah ditonton lebih dari 172 juta penonton dan mendapatkan keuntungan kotor sekitar $183,007,827.

2. Kuning

Efek warna kuning dalam film

Di peringkat kedua ada warna kuning. Dilihat dari sisi psikologis, warna kuning disebut sebagai warna yang paling menggambarkan kebahagiaan, rasa hangat, pikiran positif, gairah, senang, dan juga sukacita. Warna ini dipakai oleh para produsen film karena mampu menarik perhatian banyak orang dan bisa meningkatkan konsentrasi. Warna kuning dapat kita lihat pada film adaptasi garapan rumah produksi Falcon Picture berjudul Miracle in Cell No. 7 (2022).

Warna kuning diaplikasikan pada adegan-adegan yang menampilkan kebahagiaan, keceriaan, dan sukacita, yang dialami oleh tokoh-tokoh dalam film ini. Penggunaan warna ini secara tidak langsung mengajak penonton untuk ikut merasakan kebahagiaan dan suka cita yang terjadi di dalamnya. Sehingga tak heran jika banyak orang yang menangis haru saat menonton film ini. Film adaptasi berjudul Miracle in Cell no. 7 ini sudah ditonton oleh lebih dari 5 juta penonton, sehingga menjadikannya film terlaris nomor 3 di tahun 2022. Selain itu, film ini juga menjadi film Indonesia terlaris nomor 5 sepanjang masa.

3. Biru

Efek warna biru dalam film

Di urutan ketiga ada warna biru. Warna ini cenderung dipakai untuk menyimbolkan rasa sedih, kesepian, dan keheningan. Warna ini dipakai dalam beberapa adegan dalam film garapan Syncopy Inc, berjudul Oppenheimer (2023). Dalam beberapa adegan, karakter J. Robert Oppenheimer tampak sedang menikmati sebatang rokok dengan suasana hening. Di adegan lain, tampak karakter utama ini sedang mengalami rasa sedih karena ia menyesal akan apa yang sudah ia lakukan. Secara tidak langsung, penggunaan warna ini juga sekaligus mengajak penonton untuk ikut merasakan kesedihan dan keheningan yang dirasakan oleh karakter utama. 

Karena pesan yang terkandung dalam film ini dapat disampaikan dengan sangat baik melalui warna, film ini menjadi topik pembahasan yang hangat di kalangan pecinta film saat ini. Sehingga, tak heran jika film berdurasi 3 jam ini sangat populer dan mendapatkan keuntungan kotor sebesar $577,776,475 atau sekitar 8 Miliar Rupiah.

4. Hijau

Efek warna hijau dalam film

Warna hijau menduduki posisi ke empat. Warna ini biasanya digunakan untuk menampilkan situasi relaks, memberikan rasa tenang, dan menyimbolkan harapan akan masa depan yang lebih baik. Warna ini juga menggambarkan alam, kehidupan, kesehatan, dan kesejukan. Di sisi lain, warna ini juga dipakai untuk membantu seseorang dalam menstabilkan emosi serta dapat memberikan rasa terbuka dalam komunikasi. Jika dilihat dari sisi negatif, warna ini melambangkan kecemburuan, ketamakan, materialisme, dan penghakiman.

Warna hijau dapat ditemukan dalam film Penyalin Cahaya (2021). Penggunaan warna hijau di film ini dapat dilihat dalam beberapa adegan yang diperankan oleh karakter utama bernama Suryani. Dalam film, Suryani tampak berusaha dengan sangat keras untuk memperbaiki situasi buruk yang menimpanya. Di saat itulah, penyunting gambar dari film ini menaruh warna hijau pada adegan-adegan tersebut. Warna ini melambangkan harapan Suryani untuk masa depan yang lebih baik. Karenanya, pesan yang hendak disampaikan oleh film ini dapat diterima dengan baik oleh penonton.

Tak heran, jika pada tahun 2021, film ini meraih 18 penghargaan dan nominasi dalam Festival Film Indonesia. Film ini, mendapatkan penghargaan Pemenang Film Cerita Panjang Terbaik, Pemenang Sutradara Terbaik, Pemenang Penulis Skenario Terbaik, Pemenang Pengarah Sinematografi Terbaik, Nominasi Penata Efek Visual Terbaik, Pemenang Penyunting Gambar Terbaik,  Pemenang Penata Suara Terbaik, Pemenang Penata Musik Terbaik, Pemenang Penata Musik Terbaik, Pemenang Pencipta Lagu Tema Terbaik, Pemenang Pengarah Artis Terbaik, Pemenang Penata Busana Terbaik, Nominasi Penata Rias Terbaik, Pemenang Pemeran Utama Pria Terbaik, Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik, Pemenang Pemeran Pendukung Pria Terbaik, Nominasi Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik, dan Nominasi Film Terfavorit Pilihan Penonton. Selain Festival Film Indonesia, film ini juga menjadi nominasi dan memenangkan beberapa penghargaan di Busan International Film Festival, Festival Film Tempo, Festival Film Wartawan Indonesia dengan genre drama, dan juga Piala Maya.

5. Jingga atau Oranye

Efek warna jingga dalam film

Di posisi selanjutnya ada warna jingga atau oranye. Warna ini merupakan perpaduan dari warna merah dan kuning. Warna ini sendiri melambangkan gairah, rasa ingin berpetualang, pikiran positif, dan rasa percaya diri. Selain itu, warna oranye juga identik dengan praktik spiritual, seperti meditasi dan welas asih. Jika dilihat dari sisi negatif, warna ini melambangkan rasa putus asa. 

Warna ini dapat kita temui dalam salah satu film horor terpopuler tahun ini yaitu Sewu Dino (2023). Film dari yang diproduseri oleh Manoj Punjabi ini menggunakan warna orange yang dihasilkan dari pancaran cahaya lampu yang ada dalam beberapa adegan. Terkadang, warna ini memberikan kesan keputusasaan yang dirasakan oleh karakter-karakter dalam film. Keputusasaan ini dapat dilihat saat mereka gagal dalam menjalankan tugasnya untuk menjaga Della Atmojo. Selain itu, warna ini juga menyimbolkan kehangatan dan rasa percaya diri, yang bisa dilihat saat karakter utama yang bernama Sri menyelamatkan Della dari dunia lain. Rasa senang yang mereka rasakan juga dilambangkan oleh warna ini. 

Kontribusi dari warna jingga atau oranye ini membuat pesan kengerian, optimisme, dan membantu alur cerita pada film ini dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton. Maka tak perlu diragukan lagi jika film ini mendapatkan penilaian yang baik dari penonton. Alhasil, film ini sudah ditonton sebanyak 4.886.406 kali, menjadikannya film Indonesia terlaris nomor 7 sepanjang masa.

6. Pink

Efek warna pink dalam film

Di urutan terakhir ada warna pink. Warna ini merupakan warna yang dihasilkan dari pencampuran warna merah dan putih. Warna ini merepresentasikan feminisme, cinta, aura kelemahlembutan, peduli, serta romantis. 

Orang-orang pasti sudah tau, jika warna pink digunakan pada film Barbie (2023). Efek penggunaan warna ini memberikan kesan feminim terhadap filmnya. Karena kesan ini, penonton akan langsung mendapatkan gambaran jika film Barbie adalah film yang identik untuk perempuan. 

Film ini menggunakan cat warna pink untuk hampir semua properti yang mereka gunakan. Dikutip dari The Guardian, dalam wawancara dengan Greenwood, disebutkan bahwa produksi film Barbie telah menyebabkan stok cat pink atau merah jambu secara internasional menipis. Namun, dibalik itu, film ini berhasil meraih keuntungan yang sangat besar. Film ini mendapatkan pendapatan kotor sekitar $526,309,000, atau 8 triliun rupiah dari penjualan tiket sebanyak kurang lebih 49,981,861.     

Itulah penjelasan singkat mengenai efek psikologis warna dalam film dan bagaimana peran dari warna tersebut berkontribusi dalam kesuksesan sebuah film. Untuk membaca artikel terkait film dan series lainnya, kamu bisa membacanya di laman blog BahasInMovie. Pastikan kamu memiliki pengalaman menonton yang luar biasa!

Sumber

Thejahanjaya & Yulianto, (n.d.). Penerapan Psikologi Warna Dalam Color Grading Untuk Menyampaikan Tujuan Dibalik Foto. Universitas Kristen Petra.

dr. Fadli, Rizaldi. (2023). Cari Tahu 8 Psikologi Warna Ini. Halodoc. 

Risk. (2020). How to Use Color in Film: 50+ Examples of Movie Color Palettes. Studio Binder.

Hellerman. (2019). How a Film Color Palette Can Make You a Better Filmmaker [W/Infographics]. No Film School.

Annur. (2022). Daftar Film Indonesia Terlaris Tahun 2022, Mana Favoritmu?. Databoks.

Muhammad. (2023). Inilah Film Layar Lebar Indonesia dengan Penonton Terbanyak hingga Juni 2023, Horor Mendominasi. Databoks.

“Sejarah Film dan Media Baru FFI 2021 – Daftar Pemenang”. (n.d.). Filmindonesia.or.id.

“Data Penonton”. Filmindonesia.or.id. 

“Top Grossing Movies of 2023”. thenumbers.com.

Meet Author

Tinggalkan komentar