Fakta Dibalik Proses Pembuatan Film The Raid: Redemption

Home » Movies » Fakta Dibalik Proses Pembuatan Film The Raid: Redemption

Dikemas dengan cerita menarik sarat akan isu kritik sosial di masyarakat, film The Raid berhasil meraih nominasi dan penghargaan di berbagai ajang nasional maupun internasional. Film action besutan Gareth Evans ini mengusung koreografi seni bela diri yang berbeda. Namun tahukah kamu dibalik itu semua ada beberapa fakta menarik yang bisa kita lihat dibalik layar film The Raid?  Simak fakta dibalik proses pembuatan film The Raid berikut.

Menghadirkan Sentuhan Baru Dalam Genre Action

Dalam 20 tahun terakhir film-film ber-genre action Hollywood memberikan masyarakat gambaran banyak menyorot adegan ledakan serta pertempuran di dalamnya. Pun syuting yang mayoritas dilakukan di ruangan terbuka, tidak lupa juga penambahan efek CGI memberi sentuhan lebih dalam adegan film-film tersebut. Nyatanya dalam film The Raid justru kita disadarkan bahwa untuk menghidupkan suasana dalam film tidak perlu berlebihan dalam menampilkan adegan-adegan tersebut. Berfokus pada adegan perkelahian di ruangan sempit serta koreografi dari percampuran dua jenis seni bela diri, The Raid mampu unjuk gigi dengan memberikan warna baru bagi dunia perfilman.  

Yayan Ruhian menodongkan senpi ke arah lawan adegan
Yayan Ruhian ter-capture sedang berakting menodongkan senpi ke arah lawan adegan

Perpaduan Koreografi Pencak Silat dan Judo

Selain mengangkat isu sosial, melalui film The Raid, Iko Uwais, Yayan Ruhian, dan Joe Taslim berusaha memperkenalkan seni bela diri asal Indonesia yaitu pencak silat. Keahlian Yayan Ruhian dan Iko Uwais dalam menampilkan tarian serta gerakan dari pencak silat mampu memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat luar negeri khususnya di Eropa dan Amerika Serikat. Tidak ingin kalah, mantan atlet judo Indonesia, Joe Taslim juga mengupayakan adanya perpaduan koreografi antara pencak silat dan sentuhan judo sehingga tidak meninggalkan jati dirinya sebagai orang Indonesia dan mantan atlet judo. Seluruh koreografi perkelahian dalam film ini sudah dirancang oleh tim yang ditunjuk, namun pemain juga diberikan kebebasan dalam menciptakan koreografi seni bela dirinya sehingga mampu memukau hati penonton.

Menggunakan 80 Fighter

Dalam pembuatannya, film The Raid melibatkan 80 fighter yang sudah memiliki skill dalam ilmu bela diri.  Sebelumnya antara pemain film utama dan fighter melakukan latihan berulang demi menampilkan performa yang apik. Ke-80 fighter ini terbagi ke dalam beberapa kelompok berdasarkan pengambilan adegannya.

Dipimpin oleh Casting Director dan Asisten Sutradara, mereka menjalankan proses latihan yang dipersiapkan sangat matang. Proses latihan juga melibatkan Tim Koreografi yang mengarahkan para fighter ini memamerkan keahlian mereka di depan kamera dengan koreo yang ditata sangat rapi.

Menggunakan Gedung Tua Sebagai Lokasi Syuting Utama

Seperti yang kita tahu ciri khas dalam film ini,  melakukan perkelahian dengan sejumlah orang di ruangan sempit dan memiliki kesan tidak terawat dengan ruang gerak yang terbatas. Perlu diketahui, ternyata pengambilan adegan pada film laga satu ini banyak meggunakan gedung tua sebagai latar lokasinya loh! Syuting The Raid menggunakan CTC Building berlokasi disekitar Pasar Senen dan Gedung Bulutangkis di wilayah Cinere. Harus diacungi jempol, melakukan adegan perkelahian dengan berulang kali take menggunakan ruangan gelap dan lembab serta gerak terbatas bukanlah suatu hal yang mudah bagi para aktor dan kru yang terlibat di dalam film tersebut.

Menyiapkan Tim Medis Sebagai Langkah Antisipasi

Ketika membuat sebuah film perencanaan lokasi, pakaian, gerakan, serta pengambilan sudut angle dibuat dengan se-detail dan sematang mungkin. Termasuk keselamatan para kru dan pemain film. Banyak menampilkan adegan perkelahian yang menggunakan senjata tajam tentunya menjadi ancaman  tersendiri bagi para pemain film. Kru film The Raid telah menyediakan tim medis seperti dokter, perawat, dan mobil ambulans untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Patut diapresiasi kesiapan kru dalam menganstisipasi segala sesuatu terlebih dalam masalah keselamatan.

Kesimpulan

Film The Raid berhasil menampilkan sosok wajah baru dalam dunia film ber-genre action. Kualitas para pemain dalam menampilkan koreografi pencak silat dipadukan dengan perkelahian juga tidak main-main. Ditambah dengan sinematografi dan scoring yang memukau membuat intensitas ceritanya semakin kuat. Dengan berhasilnya mencapai berbagai nominasi dan penghargaan internasional maupun nasional kesuksesan dalam film The Raid tidak luput dari kerjasama yang baik antara kru dan pemain film.

Setelah membaca artikel fakta dibalik proses pembuatan film The Raid ini. apakah kamu makin tertarik untuk menonton film action satu ini? mungkin kalau masih bingung kamu bisa mempertimbangkan untuk melihat ulasannya terlebih dahulu disini, baca juga List Penghargaan Film The Raid. Buat yang sudah menonton jangan lupa bagikan pendapatmu dikolom bawah tentang film ini ya!

Sumber: Youtube, Traxonsky

Meet Author

3 pemikiran pada “Fakta Dibalik Proses Pembuatan Film The Raid: Redemption”

Tinggalkan komentar